
JAYAPURA, Sapapapua.com – Menajer Persipura Jayapura, Yan Parmenas Mandenas diberikan kewenangan penuh oleh menajemen untuk menentukan pelatih dan pemain guna mengarungi liga 2 musim 2022/2023.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT. Persipura Papua, Herat Kalengkongan usai menggelar pertemuan terbatas dengan Yan Parmenas Mandenas di Jakarta pada Sabtu (04/06/2022) malam.
Menurut Herat Kalengkongan, pemberian kewenangan ini merupakan hasil keputusan rapat internal para pemegang saham, komisaris dan direksi guna mendukung Mandenas dalam membangun tim yang lebih baik untuk berlaga di liga 2.
” Manajer diberikan kewenangan penuh untuk melobi sponsor, membangun atau membentuk tim, serta mengelola seluruh kegiatan terkait tim Persipura Jayapura. Kita lakukan ini untuk mendukung kinerja Pak Yan, sehingga persiapan tim tidak terhambat, tidak terlambat dan tidak tersendat-sendat,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Sapapapua.com, Minggu (05/06/2022) siang.
Herat menjelaskan, kewenangan yang diberikan menyangkut dengan pencarian sponsorship, menentukan pelatih pemain dan official pertandingan.
“ Jadi kita berikan kebebasan, silahkan manejer tentukan pemainnya, pelatihnya, asistennya, perangkat ofisialnya dan segala sesuatu yang berkaitan dengan operasional tim, termasuk pengelolaan anggarannya,” ujarnya.
Selain memberikan kewenangan penuh, menajemen juga akan mendukung dengan mempersiapkan administrasi yang dibutuhkan.
“ Kami akan backup secara administrasi, surat-surat, laporan-laporan dan lain-lain yang berkaitan dengan administarsi tim dan perusahaan, termasuk yang berkaitan dengan kasus melawan Madura United dan laporan dugaan pelanggaran musim lalu yang sedang berlajalan tetap menjadi urusan kami,” bebernya.
Herat berharap, dengan kewenangan dan dukungan yang diberikan akan membantu Yan Mandenas dalam mempersiapkan tim menuju kompetisi liga 2 yang dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang.
“ Jadi untuk saat ini, kita persilahkan manajer untuk bangun dan kelola tim sesuai perencanaannya, agar tim bisa segera berjalan. Jika nanti dalam perjalanannya dirasa perlu evaluasi, maka kita akan evaluasi,” tandasnya. (Redaksi)







