
Penerima BSU Dihimbau Segera Cairkan Uangnya di Kantor Pos Terdekat
JAYAPURA, Sapapapua.com – Kepala Kantor Pos Cabang Jayapura, Dedi Siahaan menghimbau penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Papua dan Papua Barat untuk segera mencairkan uangnya di Kantor Pos terdekat sebelum jadwal pencairan ditutup.
Dedi mengungkapkan, jumlah penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Papua dan Papua Barat sebanyak 59.051 penerima, namun hingga kini baru mencapai 72,12 persen atau sekitar 20.151 yang baru terbayar.
“ Untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) sampai saat ini mencapai 72,12 persen atau sekitar 20.151 yang sudah terbayar dari total 59.051 penerima bantuan. Kami memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan pembagian subsidi upah ini,” katanya saat dikonfirmasi pada Senin (19/12/2022).
“ Tapi jika nanti sampai akhirnya tidak semua penerima mengambil uangnya, maka akan dikembalikan ke negara,” sambungnya.
Ia menjelaskan, lambatnya penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) ini karena beberapa faktor, diantaranya, alamat penerima yang tidak valid. Bahkan sejumlah penerima sudah berhenti dari perusahaan mereka bekerja.
“ Kendala dalam penyaluran subsidi upah ini karena kami tidak bisa mengetahui alamat penerima upah, karena yang diserahkan kepada kami adalah nama badan usaha. Kami sudah komunikasi dengan BPJS tenaga kerja selaku pemilik data, mengontak PIC perusahaan namun belum terealisasi,” bebernya.
“ Ada juga beberapa penerima upah yang sudah resain dan tak bisa dihubungi sehingga meyulitkan kita. Kita masih berupaya mencari alamat penerima, kalau bisa dapat alamatnya, maka akan kami antarkan,” sambungnya.
Kendala selanjutnya, para penerima bantuan upah tersebar di berbagai kabupaten/kota di Papua dan Papua Barat sehingga menyulitkan penyaluran langsung kepada penerima.
“ Sebagai contoh bahwa perusahaan nya berada di kota, namun penerima BSU nya tersebar di kabupaten-kabupaten se-Papua dan Papua Barat. Nah ini yang menjadi tantangan buat kita untuk memberikan informasi kepada para penerima,” tuturnya.
Untuk menemukan para penerima, PT. Pos Indonesia pun mengeluarkan himbauaan melalui media elektronik dan media sosial agar para penerima bisa mencairkan di Kantor Pos terdekat.
“ Kami sudah melakukan berbagai upaya termasuk menginformasikan melalui radio gereja, media sosial dan media cetak, bahkan kami juga siap melakukan pengantaran jika ada alamat yang jelas,” imbuhnya. (Redaksi)






