
JAYAPURA, Sapapapua.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah dengan menembak warga sipil dan aparat TNI-Polri di Kabupaten Pegunungan Bintang pada Sabtu (07/01/2023) siang.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskan kejadian penembakan bermula saat seorang tukang ojek bernama La Ode Jamaludin ditembak usai mengantar penumpang.
” Dari keterangan korban dia ditembak sebanyak tiga kali, tapi beruntung tidak ada yang kena dan berhasil melarikan diri,” kata Kabid Humas ketika dikonfirmasi pada Sabtu sore.
Pasca penembakan itu, korban La Ode Jamaludin pun melapor ke Mapolres Pegunungan Bintang, sehingga aparat gabungan TNI-Polri langsung menuju ke lokasi penembakan.
Namun saat aparat gabungan TNI-Polri tiba di Jln. Kabiding lokasi III, aparat gabungan di serang dari arah hutan sehingga terjadi kontak tembak kurang lebih dua jam.
” Dalam kontak tembak itu, ada tiga personil kami yang terluka, diantaranya Briptu Fransiskus Ronsumbre mengalami luka tembak pada lengan kanan bagian atas. Sementara Ipda Jainudin dan Brigpol Freying terluka akibat serpihan peluru. Ketiganya sudah dievakuasi ke RSUD Oksibil dan saat ini dalam keadaan sadar,” ungkap Ignatius Benny.
Selain korban luka, satu mobil dinas Sabhara milik Polres Pegunungan Bintang juga terkena tembakan dibagian kaca hingga tembus.
” Kaca mobil patroli juga pecah karena terkena tembakan pada samping kiri dan belakang,” ujarnya.
Lanjut Benny, dalam kontak tembak yang berlangsung sekitar 2 jam itu, aparat gabungan TNI-Polri berhasil memukul mundur Kelompok Kriminal Bersenjata ke dalam hutan.
” Kontak tembak sekitar 2 jam. Mereka langsung melarikan diri ke dalam hutan,” tuturnya. (Redaksi)






