Pelaku Penembakan Tiga Anggota TNI-Polri Diduga Dilakukan KKB Rambo Tolikara

JAYAPURA, Sapapapua.com – Setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi berhasil mengidentifiksi pelaku penembakan tiga anggota TNI-Polri di di Masjid Al Amaliah, Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya.

Pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yambi pimpinan Rambo Tolikara yang selama ini aktif di Puncak Jaya.

“ Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan olah TKP, pelaku penembakan teridentifikasi merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yambi pimpinan Rambo Tolikara,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri kepada wartawan di Mapolda Papua pada Rabu (29/03/2023) siang.

Menurut kapolda, kelompok Rabo Tolikra merupkan kelompok bersenjata yang hingga kini masih aktif di Kabupaten Puncak Jaya.

“ Dari hasil monitoring kami bahwa kelompok ini (Rambo Tolikra) yang masih aktif, sementara yang lainnya sudah off,” ujarnya.

Sementara itu, pasca penembakan terhadap tiga anggota Tni-Polri pada Sabtu malam, aparat Kepolisian Polres Puncak Jaya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, polisi menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya, tiga puluh lima butir selongsong peluru, empat sampel darah, celana panjang loreng dan sejumlah barang bukti lainnya.

“ Dari hasil olah TKP, anggota menemukan barang bukti berupa 35 butir selongsong peluru, 4 jenis sampel darah, 3 jenis sampel organ manusia, 2 celana panjang loreng yang terkena tembakan, serta topi dan sandal yang diduga milik pelaku penembakn,” ucap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo kepada wartawan di Jayapura pada Selasa (28/03/2023) kemarin.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi diketahui bahwa pelaku penembakan berjumlah empat orang dan saat ini dalam pengejaran aparat gabungan TNI-Polri.

Benny menyebut, Polda Papua juga sudah menambah satu pleton pasukan brimob ke Puncak Jaya untuk membantu melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap pelaku penembakan tiga anggota TNI-Polri tersebut.

“ Menyikapi situasi di Puncak Jaya pasca penembakan anggota TNI-Polri, maka Polda Papua menambah pasukan Brimob yang hari ini diberangkatkan untuk memperkuat Polres Puncak Jaya dalam pengamanan dan penyelidikan terhadap pelaku penyerangan” ujarnya.

Sebelumnya, tiga anggota TNI-Polri ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata saat melakukan pengamanan di Masjid Al Amaliah, Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya pada Sabtu (25/03/2023) malam.

Akibat penembakan itu, serda Risawar dan Bripda Meizyard Indey gugur akibat luka tembak pada bagian belakang dan dada. Sementara satu korban lainnya Brigpol Arif Hidayat mengalami luka tembak pada bagian paha. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *