
JAYAPURA, Sapapapua.com – Event East Phoria Sport Championship yang digelar di Papua Youth Creative Hub (PYCH) Abepura mendapat apresiasi dari sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang turut ambil bagian dalam ivent tersebut.
Salah satu pelaku UMKM yang turut ambil bagian, Barista Simpang Dua Kopi, Geunigio Mariano Kenrikues mengakui, dengan adanya kegiatan event East Phoria ini sangat menguntungkan bagi pihaknya dari hasil jualan kopi serta minuman lainnya.
Bahkan ungkap Gio, omset penjualan di Kampus Kedokteran Universitas Cenderawasih tak sebanding di event East Phoria ini.
“Disini kita punya omset yang dari hanya ratusan sekarang mencapai jutaan. Omset naik lebih dari 50%. Pengunjung juga meningkat,” kata Gio kepada sejumlah awak media, pada Minggu (23/6/2024) malam.
Gio menuturkan, salah satu kopi yang menjadi daya tarik pengunjung adalah racikan kolaborasi sendiri.
“Seperti Caramel Makiato itu mungkin orang tua belum pernah coba. Kebanyakan mereka itu cobanya kopi susu, kopi hitam, mereka mau coba lagi. Kami mencoba memberikan yang terbaik lah,” ungkapnya.
Gio berharap event serupa bisa terus diadakan setiap bulan. Dengan begitu dapat membantu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.
“Kita berterima kasih sekali kepada Kaka Besar Paulus Waterpauw karena telah membuka event ini dan telah mengundang kami semua para pelaku UMKM ini di pagelaran East Phoria Sport Championship pungkasnya.
Sekedar diketahui kegiatan akbar itu dimotori oleh Komjen Pol (Purn) Dr. Paulus Waterpauw atau yang akrab disapa Kaka Besar PW, menjadi pusat perhatian warga Kota Jayapura, yang begitu antusias datang berbondong bondong ke PYCH guna menyaksikan langsung pertandingan tinju sambil menikmati berbagai sajian kuliner yang telah tersedia di sejumlah Stand UMKM. (Redaksi)






