
JAYAPURA, Sapapapua.com – Komunitas Milenial for PW resmi melaunching jingle Kaka Besar Manyala pada Minggu (14/7/2024) malam.
Launching yang berlangsung di Esge Park, Kotaraja, Abepura ini dihadiri ratusan peserta dari kaum milenial, relawan pemenangan hingga masyarakat umum.
Lagu yang dinyanyikan oleh Papua Group Sunrise 183, Agustin, Aci dan Jo ini merupakan bentuk dukungan kepada Kaka Besar Paulus Waterpauw yang akan maju dalam Pilkada Gubernur Papua 2024-2029.
Pencipta Jingle Kaka Besar Manyala, sekaligus Ketua Milenial Provinsi Papua, Julio Faot mengatakan jingle ini diciptakan dua pekan lalu dan menyesuaikan dengan visi dan misi yang diusung Paulus Waterpauw dalam Pilkada Papua 2024.
“Jadi visi dan misi, yang tepat dan harus sesuai dengan harapan, ternyata bapak menerima semua itu dan cocok dengan apa yang bapak inginkan,” ucap Julio.
“Meski waktunya sangat singkat dan cepat, tapi Tuhan kasih hikmat, sehingga saya bisa selesaikan,” tuturnya.
Sementara itu, Bakal Calon Gubernur Papua, Paulus Waterpauw yang hadir melalui zoom memberikan apresiasi kepada milenial Papua for PW.
“Terima kasih dan apresiasi kepada adek Julio dan teman-teman, yang sudah yang mempunyai hikmat maupun talenta boleh menciptakan lagu Kaka Besar Manyala,” kata Paulus Waterpauw.
Diakuinya, ini sebagai sebuah batu loncatan untuk generasi milenial dan juga generasi Z. Yang nanti ke depan menjadi penerus-penerus bakti dan kerja pelayanan kepada seluruh masyarakat.
“Talenta-talenta ini harus dipupuk dipelihara dengan baik dan kemudian sebagai orang tua tentu kita dorong secara maksimal, sehingga ada hasil-hasil kreativitas yang terus tumbuh di atas rumah besar Provinsi Induk ini,” ujar pria yang akrab di sapa Kaka Besar.
Menurutnya, selama ini banyak talenta dari anak-anak muda Papua tetapi belum tereksplorasi, sehingga malam ini lewat pangung ini mereka bisa mengeksplorasi kreativitas mereka.
“Kepada orang-orang tua mari kita terus dorong anak-anak muda kita ini, sehingga kedepan mereka menjadi sosok yang hebat di tanah ini,” imbuhnya.
Kedepan dirinya ingin, dari timur Indonesia dari Papua harus muncul kader-kader anak bangsa yang memiliki potensi.
“Jadi kalau kita mau bekerja dengan sungguh-sungguh, lima tahun kedepan akan muncul berbagai kreativitas dari semua sisi yang bisa kita mediasi dan dorong. Agar kaum milenial ini menjadi tulang punggung tak hanya bisa berkarya di Papua tetapi bisa go internasional,” pungkasnya. (Redaksi)






