LSM Kampak Papua Minta Kasus HAN Tidak Diintervensi Pihak Manapun

JAYAPURA, Sapapapua.com – LSM Kampak Papua meminta kepada penyidik Reskrimum Polda Papua untuk tidak memberikan penangguhan penahanan kepada mantan Bupati Biak HAN sebab pihaknya sering mendapat ancaman bahkan rumahnya dilempari oleh oknum yang diduga bagian dari kelompok pelaku. 

“Ini pidana murni jadi harus ditindak tegas, jadi jangan ada intervensi dari pihak manapun,  sekarang yang bersangkutan sudah ditahan di Polda, kami minta yang bersangkutan jangan diberikan penanguhan penahanan, menghirup udara segar, tetapi harus ditahan selama 20  hari sesuai dengan KUHAP, karena kami sendiri diancam oleh keluarga pelaku, bahkan saya punya rumah diempar, datang dengan topeng-topeng, tetapi kami tetap melawan demi keadilan untuk keluarga korban,” kata Ketua  LSM Kampak Papua, John Rumkorem di Biak (26/11/2024).

Rumkorem mengaku mendukung proses hukum yang dilakukan Polda Papua, oleh karena itu tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun.

“Terkait  adanya surat  Kapolri jika ada kasus hukum yang diselidiki untuk dipending selama Pilkada, tetapi kasus ini beda, ini pidana murni mantan pejabat yang menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur,” urainya.

“Maka dengan ini kami menyatakan kepada Kapolri, bahwa kasus asusila anak dibawah umur, ini kasus pidana murni, jangan ketika ada situasi pilkada seperti ini mau digiring ada kepentingan politik, saya kira ini adalah modus,” pungkasnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *