Diwarnai Tembakan, TNI AL Gagalkan Penyelundupan BBM ke Papua Nugini

JAYAPURA, Sapapapua.com – Satuan Patroli Lantamal X Jayapura berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 825 liter Bahan Bakar Minyak ilegal jenis pertalite yang akan di jual ke negara tetangga Papua Nugini di perairan laut Jayapura, Papua.

Selain menyita seluruh barang bukti bernilai puluhan juta rupiah, TNI Angkatan Laut juga menangkap lima orang pelaku penyelundup terdiri dari tiga warga Kota Jayapura dan dua Warga Negara Asing Asal Papua Nugini.

Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut Dedy Obet, mengatakan penangkapan tersebut dilakukan saat tim satrol melakukan patroli rutin di Perairan Jayapura.

“Saat itu kita mendapat laporan dari tim intai tentang longboat berkecepatan tinggi dari arah Jayapura menuju perbatasan Papua Nugini di Tanjung Jar, sehingga tim kita langsung melakukan pengejaran dari Tanjung Jar sampai dengan Perairan Skouw,” kata Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut Dedy Obet saat memberikan keterangan pers di Kota Jayapura, Jumat (13/6/2025).

Namun para pelaku justru berupaya kabur sehingga terjadi aksi kejar-kejaran hingga TNI Angkatan Laut harus melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali untuk menghentikan aksi para pelaku.

“Saat itu mereka berusaha kabur sehingga kita melepaskan tembakan keudara sebanyak tiga kali untuk menghentikan mereka. Kurang lebih 30 menit pengejaran, longboat itu berhenti dan kami melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, didapati barang bukti berupa 820 liter BBM ilegal yang akan diselundupkan ke Papua Nugini. Seluruh pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke Pangkalan Lantamal X Jayapura.

“Dari pemeriksaan yang kita lakukan ada tiga warga Indonesia dan dua warga Papua Nugini yang masuk tanpa dokumen beserta barang bukti 820 liter BBM illegal. Jika digabung dengan penangkapan tanggal 11 Juni, maka total 1,6 ton BBM yang berhasil kami gagalkan,” tuturnya.

Kolonel Dedy Obet menyebut, penangkapan ini merupakan komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga perairan Indonesia dari aktivitas illegal yang terjadi.

“Ini adalah upaya kita untuk mencegah berbagai bentuk penyelundupan dari wilayah Jayapura ke Papua Nugini maupun sebaliknya. Kita tidak memandang penyelundup dengan alasan apapun termasuk mencari nafkah. Semua akan kami tindak dengan tegas,” tegasnya.

Dari lima pelaku yang ditangkap, tiga orang warga Jayapura diserahkan ke polisi. Sementara dua warga Papua Nugini diserahkan ke Imigrasi Jayapura untuk dilakukan penyelidikan.

“Untuk dua warga PNG akan diserahkan ke Imigrasi untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *