
JAKARTA, Sapapapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama 22 Provinsi dan 334 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) award 2023 BPJS Kesehatan yang diserarahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin di Jakarta pada Selasa (14/03/2023).
Dalam arahannya, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin mengingatkan empat hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah, diantaranya, pemerintah daerah wajib mengambil peran lebih dengan mendaftarkan penduduk rentan ke BPJS Kesehatan, diantaranya penyandang disabilitas, warga lanjut usia dan masyarakat terlantar.
Kedua, Memastikan seluruh pemberi kerja di wilayahnya untuk mendaftarkan pekerja dan keluarganya sebagai peserta tanpa terkecuali, dan mendorong pekerja di sektor non formal agar mampu membayar iuran secara mandiri.
Ketiga, mendorong upaya peningkatan mutu layanan kesehatan melalui peningkatan fasilitas kesehatan termasuk SDM kesehatan, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang bermutu.
Keempat, meminta kepada BPJS kesehatan agar terus meningkatkan layanan kepada seluruh peserta, program JKN harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus membanggakan bagi Indonesia.
Menanggapi penghargaan ini, Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, pihaknya akan berkomitmen bersama dengan 7 bupati di Papua Barat untuk memberikan dan memenuhi hak kesehatan masyarakat melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.
“ Penghargaan ini sebagai bukti bahwa kami konsen dan memiliki komitmen kuat untuk menjamin kesehatan seluruh masyarakat di Papua Barat melalui BPJS,” ujar Gubernur Waterpauw.
Waterpauw juga mengaku siap membuat berbagai terobosan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, diantaranya melengkapi fasilitas kesehatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan dan bekerjasama dengan rumah sakit swasta dalam memberi layanan kesehatan secara maksimal.
” Upaya di rumah sakit kita terus update fasilitas dan tenaga dokternya, dari 7 Kabupaten hanya satu kabupaten yakni Pegunungan Arfak yang belum memiliki rumah sakit daerah, kita juga akan kerjasama dengan rumah sakit swasta yang ada,” tandas Gubernur Waterpauw.
Untuk diketahui, Universal Health Coverage (UHC) Papua Barat per 1 Maret 2023 mencapai 105,2 persen total penduduknya.
Selain provinsi, seluruh Kabupaten di Papua Barat juga telah mencapai UHC yakni Kabupaten Fakfak, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama. (Redaksi)








