
SENTANI, Sapapapua.com – Kepala Badan Penanggulangan Terorisme, Komjen Pol Boy Rafly Amar mengukuhkan 50 anak muda papua sebagai Duta Damai Dunia Maya Provinsi Papua pada Jumat (07/10/2022).
Sebelum dikukuhkan, 50 anak muda papua yang terdiri dari blogger, desain komunikasi visual dan informasi teknologi ini dilatih untuk membuat konten berupa tulisan, meme, infografis dan video tentang kedamaian, kebinekaan, toleransi dan kearifan local.
Kepala Badan Penganggulangan Terorisme, Komjen Pol Boy Rafly Amar, menjelaskan, kehadiran duta damai dunia maya ini merupakan salah satu tugas BNPT dalam pemberantasan tindak pidana terorisme.
Menurutnya, saat ini media sosial kerap digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi hoax dan isu propaganda yang dapat memicu stabilitas keamanan, sehingga para duta damai ini diharapkan dapat menyebarkan konten dengan narasi perdamaian, persatuan, toleransi dan kebinekaan sehingga tercipta kedamaiaan di Indonesia.
“ Saat ini media sosial banyak digunakan untuk menyebar informasi hoax, informasi propaganda dan penghasautan, sehingga kita harapkan anak-anak muda ini mampu menjadi pelopor dama mendiseminasi melalui konten-konten yang membangun semangat bertoleransi, menghormati nilai kearifan local dan semangat mencintai bangsanya,” katanya di Sentani, Kabupaten Jayapura pada Jumat siang.
Mantan Kapolda Papua itu memaparkan bahwa dari 273 juta penduduk Indonesia, 202 juta penduduk adalah pengguna internet. Dari jumlah itu, 86 % adalah pengguna media sosial.
“ Dari 86 % pengguna media sosial, 60 % adalah generasi muda. Oleh karena itu duta damai yang dibentuk ini adalah bagian dari upaya diseminasi nilai-nilai kebangsaan, semangat bertoleransi dan semangat mencintai nilai adat dan budaya bangsa,” bebernya.
Lebih lanjut dikatakan, Indonesia ini adalah bangsa yang beragam, bangsa yang majemuk yang tentunya segala potensi perbedaan itu bisa mendatangkan persoalan, sehingga perlu dilakukan pencegahan sebelum terjadi.
Ia berharap para duta damai dunia maya ini bisa mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua sehingga mereka bisa lebih banyak menyebarkan pesan damai melalui dunia maya.
“ Tentunya dibutuhkan kerja keras untuk melakukan juga dukungan dari unsur Forkopimpinda Provinsi Papua. Tentunya duta damai dunia maya provinsi papua diharapkan menjadi generasi muda yang menginspirasi bahwa kita semua cinta damai karena damai itu sangat mulia dan indah sebagai karakter Indonesia,” harapnya. (Redaksi)






