
JAYAPURA, Sapapapua.com – Penangkapan Roy Marthen Howai pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap 4 warga sipil dari Kabupaten Nduga oleh Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz dan Polres Mimika diapresiasi Kodam XVII/Cenderawasih.
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman, menyebut, penangkapan pelaku Roy Marthen Howai akan membuat kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap 4 warga Nduga akan semakin terbuka.
“ Kodam XVII/Cenderawasih mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas penangkapan DPO kasus pembunuhan disertai Mutilasi terhadap 4 warga sipil di Timika. Semoga dengan penangkapan ini akan membuat kasus ini terungkap dengan terang dan taka da lagi berita hoax,” katanya dalam realize yang diterima Sapapapua.com pada Minggu (09/10/2022) malam.
Ia juga berharap, dengan penangkapan pelaku Roy Marthen Howai akan mempercepat proses hukum sehingga diperoleh kepastian dan keadilan hukum.
“ Mari kita percayakan kepada penyidik Polres Mimika untuk menindaklanjuti proses hukum, sehingga tidak terjadi spekulasi-spekulasi pemberitaan, bahkan pemberitaan hoax. Begitu juga proses hukum secepatnya dapat dilaksanakan sehingga ada kepastian dan keadilan hukum,” pintanya.
Sebelumnya, DPO Roy Marthen Howai pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap 4 warga Nduga ditangkap oleh Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz dan Polres Mimika pada Sabtu (08/10/2022) sore di rumah orang tuanya.
Roy Marthen Howai diketahui merupakan salah satu pelaku yang turut merancang pembunuhan disertai mutilasi terhadap 4 warga Nduga di Timika pada 22 Agustus lalu. Hingga saat ini, jumlah tersangka berjumlah 10 orang, terdiri dari 4 warga sipil dan 6 oknum TNI. (Redaksi)






