Oknum TNI Angkatan Laut Bunuh Diri Usai Menembak Warga di Abepura

JAYAPURA, Sapapapua.com – Seorang warga sipil berinisial TM tewas ditembak oleh oknum TNI Angkatan Laut Peltu HS di Kompleks Perumahan Permata Indah, Kelurahan Waimhorok, Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Rabu (19/10/2022) malam.

Komandan Lantamal X, Brigjen TNI Marinir Feryanto Marpaung membenarkan insiden tersebut. Dkatakan, kejadian bermula ketika istri korban hendak pulang ke rumahnya. Namun di jalan masuk rumah, ia dihadang oleh pelaku.

“ Ketika mendekati rumah, saudari PR (istri korban) ini dicegat oleh pelaku dan mengetuk pintu mobil, sehingga saudari PR menghubungi suaminya dan melaporkan bahwa dia dicegat,” kata Brigjen TNI Marinir Feryanto Marpaung saat memberikan keterangan pers di POM Angkatan Laut pada Kamis (20/10/2022) siang.

Korban yang mendapat laporan mendatangi lokasi dan terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku. Pelaku kemudian mengeluarkan senjata api yang dibawa dan menembak korban yang menyebabkan korban meninggal di lokasi kejadian.

“ Saat tiba di lokasi, korban berteriak dan meminta pelaku untuk tidak mangganggu istrinya sambil melepaskan pukulan kearah pelaku dan keduanya terlibat perkelahian. Kemudian pelaku mengeluarkan pistol yang dibawa dan menembak korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi,” ungkapnya.

Pelaku yang panik, lalu melakukan upaya bunuh diri dengan menembak dirinya. Pelaku sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk perawatan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

“ Karena panik, pelaku kemudian berusaha bunuh diri menggunakan pistol yang dibawa dengan menembak pada bagian dagu tembus kepala. Pelaku sempat dibawa ke RS Bhayangkara untuk ditangani, namun karena luka yang terlalu parah akhirnya pelaku meninggal dunia sekitar pukul 01.15 WIT,” bebernya.

Danlantamal juga memastikan bahwa senjata yang digunakan bukan milik Lantamal X Jayapura dan saat ini POM Angkatan Laut bersama kepolisian tengah menyelidiki asal usul kepemilikan senjata api yang digunakan pelaku.

“ Barang bukti yang diamankan di TKP adalah sepucuk pistol revolver dan setelah dilakukan pengecekan, kami pastikan bahwa sejata yang digunakan oleh pelaku bukan senjata milik Lantamal X Jayapura. Senjata ini juga masih diusut oleh pihak kepolisian. Bagitu juga motif penembakan ini masih didalami,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, Peltu HS dipecat dengan tidak hormat dan dimakamkan tanpa upacara kedinasan. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *