
JAYAPURA, Sapapapua.com – Setelah menempuh perjalanan selama satu malam, 18 orang pengungsi akhirnya tiba di kampung halamannya di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang pada Rabu (30/11/2022).
Kedatangan belasan masyarakat ini disambut langsung oleh aparat TNI-Polri di pintu masuk Kampung Pomdim dan selanjutnya bersama-sama menuju runway bandara utama Kiwirok dan melaksanakan makan bersama sekaligus ucap syukur bahwa perjalanan dari Oksibil ke Kiwirok berjalan aman dan lancar.
Kepala Distrik Kiwirok, Abedeus Tepmul menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri dan Pemda serta seluruh pihak dengan berbagai upaya sehingga masyarakat Distrik Kiwirok bisa kembali pulang ke kampung halamannya.
“ Terima kasih juga kepada TNI-Polri dan Pemda yang hari ini telah membuka penerbangan perdana di Distrik Kiwirok. Kami memiliki harapan aktivitas seluruh masyarakat dapat segera berjalan dengan normal yang akhirnya roda perekonomian di distrik ini juga akan berjalan,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Pendeta Gereja Gidi Kiwirok, Leo Uopmabin berharap pembangunan kembali fasilitas di Distrik Kiwirok dapat segera dilakukan sehingga masyarakat Kiwirok yang saat ini masih ada di Oksibil seluruhnya bisa segera kembali.
“ Semua masyarakat yang di Oksibil mengutarakan kerinduan mereka untuk dapat segera kembali dan melakukan aktivitas seperti sediakala di kampung halaman kami ini Distrik Kiwirok. Kami yang 18 orang yang sudah tiba hari ini sangat senang dapat menginjakkan kaki setelah 1,2 tahun lamanya kami meninggalkan tempat ini. Kerinduan kami terbayar dan saya berharap kerinduan para jemaat saya juga akan segera terwujud,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Pegunungan Bintang, Yan Spei Bidana mengatakan, kepulangan warga ini merupakan tanda dimulainya aktivitas di Distrik Kiwirok setelah lumpuh selama 14 bulan.
“ Hari ini kita secara resmi sudah mendaratkan pesawat disini dan hal ini menandakan bahwa aktivitas di Distrik Kiwirok sudah kembali seperti biasa. Terima kasih kepada TNI-Polri yang yang sudah menjaga Distrik Kiwirok selama ini atau sekitar 1,2 tahun,” ujar Bupati di Bandara Utama Kiwirok.
Selaku Bupati, pihaknya akan menyampaikan kepada Presiden RI agar pemerintah pusat dapat membangun kembali Distrik Kiwirok dari semua aspek seperti fasilitas pendidikan, kesehatan maupun kantor pemerintahan serta rumah masyarakat.
“ APBD kami juga terbatas untuk membangun wilayah ini sehingga kami memerlukan bantuan baik dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi,” harapnya.
Sebelumnya, 20 warga melaksanakan perjalan dengan berjalan kaki dari Distrik Oksibil ke Distrik Kiwirok pada Selasa (29/11). Namun dua orang harus berhenti di perjalanan tepatnya di Kampung Kubipkop karena sakit sehingga hanya 18 orang yang melanjutkan perjalanan hingga tiba di Distrik Kiwirok. (Redaksi)






