Penuh Tantangan, Pos Indonesia Optimis Penyaluran BLT di Papua dan Papua Barat Selesai Tepat Waktu

JAYAPURA, Sapapapua.com – PT. Pos Indonesia kembali dipercaya untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) tahap kedua, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2022 kepada 456.355 penerima di Papua dan Papua Barat.

Tercatat hingga minggu pertama Desember, jumlah penerima sudah mencapai 136.094 penerima atau mencapai 30 persen. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah karena saat ini penyaluran terus dilakukan di kabupaten/kota di Papua dan Papua Barat.

Kepala Kantor Pos Cabang Jayapura, Dedi Siahaan yang ditemui di Kota Jayapura menyebut, realisasi penyaluran BLT BBM tahap kedua paling tinggi berada di Kota Jayapura yang mencapai 92 persen, sementara terendah berada di Kabupaten Asmat yang baru mencapai 0,12 persen.

“ Realisasi penyaluran tertinggi berada di Kota Jayapura yang sudah mencapai 92 persen. Sisa 8 persen akan kami kejar dan selesaikan sebelum tanggal 11 Desember,” katanya ketika ditemui di ruang kerjanya. 

“ Sementara terendah berada di Kabupaten Asmat karena pembagiannya baru akan dilakukan minggu ini. Realisasinya baru sekitar 0,12 persen. Harapan kami semoga tim di Merauke bisa segera jalan dan menyalurkan bantuan ini kepada warga penerima,” sambungnya.

Dedi menjelaskan, untuk penyaluran di wilayah perkotaan dibuat serentak di beberapa titik untuk mengurai antrian panjang bagi penerima, sementara untuk wilayah pegunungan dilakukan dengan menerapkan kearifan lokal.

“ Untuk penyaluran bantuan di wilayah kota dilakukan serentak di beberapa titik. Satu hari bisa disalurkan kepada 4.000 penerima. Sementara penyaluran di wilayah pegunungan kita menerapkan kerifan lokal dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat dan disaksikan oleh pemerintah daerah dan pihak keamanan sehingga transparansi itu diketahui oleh masyarakat penerima,” jelasnya.

Meski penyaluran sudah dilakukan dengan menerapkan kerifan lokal, pihaknya juga masih menemukan beberapa kendala yakni, adanya pergantian penjabat kepala daerah dan situasi kamtibmas di masing-masing kabupaten.

“ Kendala yang dihadapi dalam penyaluran bantuan BLT BBM, bantuan BPNT dan PKH ini karena ada pergantian beberapa penjabat kepala daerah, sehingga sampai saat ini belum ada surat permintaan dari kepala daerah kepada kami untuk melakukan penyaluran bantuan,” jelasnya.

“ Kendala berikut yang kami hadapi yakni beberapa daerah masih konflik, misalkan Kabupaten Dogiyai dan Intan Jaya yang sampai saat ini belum aman, sehingga sampai saat ini kami belum mendapat ijin dari aparat keamanan untuk menyalurkan bantuan,” bebernya.

Meski menemukan sejumlah kendala, Denni optimis Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) tahap kedua, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2022 akan selsai tepat waktu.

“ Kondisi disini (Papua dan Papua Barat) memang unik dengan segala tantangannya, namun kami optimis bahwa penyaluran bantuan kepada penerima akan selesai tepat waktu,” imbuhnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    Pertamina Patra Niaga Beri Diskon Avtur Sepuluh Persen Selama Libur Lebaran

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memberikan diskon khusus untuk harga Avtur sebesar 10% bagi maskapai penerbangan yang melakukan pengisian di Bandara Sentani Jayapura, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan…

    Pertamina dan Polda Papua Evaluasi Pelayanan BBM dan Pelumas Tahun 2025

    ​JAYAPURA, Sapapapua.com – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dan Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar Agenda Pencocokan & Penelitian Serta Evaluasi Pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pelumas Tahun Anggaran 2025…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *