
JAYAPURA, Sapapapua.com – Kelompok Kriminal Bersenjata kembali melakukan aksi dengan membakar pesawat Susi Air di Lapangan Terbang Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga pada Selasa (07/01/2023) pagi.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskan, pesawat pilatus porter Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 ini terbang dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Distrik Paro Kabupaten Nduga dengan membawa lima penumpang.
Rencananya akan peswat yang dipiloti capten Philips Max Marthin akan kembali ke Timika Pukul 07.00 WIT. Namun hingga pukul 09.00 WIT pesawat belum juga kembali dan dinyatakan hilang kontak.
“ Dari laporan yang kami terima dari Manajer Susi Air Wilayah Timika Jeremy Jordan Rumi, bahwa pesawat yang dipiloti Philips Max Marthin itu membawa lima penumpang dan take off dari Bandara Mozes Kilangin Mimika menuju Distrik Paro Nduga.
“ Pukul 06.17 WIT pesawat Susi Air diketahui sudah landing di Lapangan terbang Distrik Paro, namun hingga sampai sampai saat ini pukul 09.15 WIT pesawat belum juga kembali dan dinyatakan hilang kontak,” katanya ketika dikonfirmasi di Mapolda Papua pada Selasa siang.
Kabid Humas juga menambahkan, saat ini aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dari Ops Damai Cartenz dan personel Polres Nduga akan melakukan investigasi terkait kondisi pilot beserta seluruh penumpang pesawat.
“ Tim juga akan mendalami terkait murni atau tidaknya kecelakan yang menyebabkan terbakarnya pesawat Pilatus Porter Susi Air tersebut atau diduga dibakar oleh pihak-pihak tertentu. Tidak menutup kemungkinan pesawat ditahan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga Pimpinan Egianus Kogoya dikarenakan wilayah itu masuk dalam markas mereka,” bebernya.
Sementara itu, Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring Danrem menyebut, pesawat Susi Air dibakar oleh Kelompok Separatis Teroris pimpinan Egianus Kogoya.
“ Informasi yang kami dapatkan bahwa pesawat sudah dibakar oleh Kelompok Separatis Teroris pimpinan Egianus Kogoya,” ujarnya.
Danrem mengatakan, saat ini aparat gabungan TNI-Polri akan dikerahkan ke Distrik Paro untuk memastikan kondisi pilot dan kelima penumpang.
“ Nanti personil gabungan TNI-Polri akan dikirim untuk memastikan kondisi pilot dan penumpang. Kita doakan semuanya dalam kondisi selamat,” tandasnya. (Redaksi)






