Diwarnai Kontak Tembak, Satu Pelaku Pembantaian 11 Warga Sipil di Nduga Ditangkap

TIMIKA, Sapapapua.com – Kurang lebih sepuluh bulan kabur, satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terlibat pembantaian 11 warga sipil di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan ditangkap Satgas Damai Cartenz pada Senin (29/05/2023).

“ Awalnya ada 2 orang yang ditangkap kemudian dilakukan penyelidikan. Hasilnya satu orang berinisial MK ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat dalam pembantaian itu,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Rahmadani dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (31/05/2023).

Kombes Pol Faizal Rahmadani menjelaskan penangkapan MK berlangsung dramatis karena kedua pelaku melakukan perlawanan sehingga terlibat kontak tembak dengan Satgas Damai Cartenz.

“ Pada saat penangkapan, yang bersangkutan melakukan perlawanan sehingga sempat terjadi baku tembak di Nogolait. Namun beruntung tidak ada anggota yang terluka,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, tersangka MK mengaku ikut mengeksekusi satu warga pada saat pembantaian 11 warga sipil itu.

“ Saat insiden itu yang bersangkutan ikut membunuh satu dari 11 warga sipil. Bahkan dalam insiden itu salah seorang tokoh agama asal Nduga yaitu Pdt Eliaser Baner menjadi korban kejahatan dari kelompok bersenjata,” bebernya. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *