
MAYBRAT, Sapapapua.com – Dalam rangka menepis stigma bahwa wilayah Kabupaten Maybrat merupakan daerah rawan, Satgas Yonif 133/YS bersama masyarakat melakukan aksi gotong-royong membersihkan jalan dan membersihkan lingkungan di sekitaran wilayah jajaran pos-pos Satgas Yonif 133/YS yang ada di wilayah Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (31/05/2023).
Aksi ini dilaksanakan secara serentak di lima kampung, yakni Kampung Sory, Kampung Sabah, Kampung Tahsimara, Kampung Faankario dan Kampung Subin.
Komandan Satgas Yonif 133/YS Letkol Inf Andhika Ganessakti, mengatakan, aksi ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat dan lingkungan.
“ Keberadaan kami di sini, khususnya di tanah Maybrat harus dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Oleh karena itu melalui kegiatan gotong-royong ini bisa membantu masyarakat untuk menciptakan keindahan dan kebersihan lingkungan,” katanya dalam siaran pers yang diterima Sapapapua.com pada Rabu (31/05/2023) malam.
Selain itu, aksi berseih-bersih yang dilakukan menjadi bukti bahwa jajaran Satgas Yonif 133/YS dengan masyarakat sudah tercipta hubungan kekeluargaan. Kebersamaan kita ini juga memberikan arti bahwa di Kabupaten Maybrat secara umum sudah aman dan kondusif.
“ Opini luas yang berkembang bahwa Maybrat mencekam sudah terbantahkan, hal tersebut dapat kita buktikan dengan aktifitas keseharian masyrakat sudah berjalan normal,” tegasnya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kampung Faankario, Yohan Faan memberikan apresiasi kepada personel Satgas Yonif 133/YS yang selama ini membantu dan menjamin keamanan masyarakat setempat.
“ Terima kasih kepada Satgas Yonif 133/YS karena atas kerja keras yang selama ini telah di dilakukan, dapat memberikan keamanan bagi kami yang sudah lama kami rindukan, sehingga kami sebagai masyarakat bisa kembali dan bersama-sama kita membangun kampung ini,” ucapnya.
Senada dengan itu, warga Kampung Subin, Wenan Antoh, mengucapkan terima kasih atas kepedulian TNI yang telah bekerja sama dengan masyarakat untuk menciptakan rasa aman.
“ Tuhan yang mempertemukan kita di kampung ini. Pembangunan di daerah ini terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI disini,” imbuhnya. (Redaksi)








