Bentrok Dua Suku di Nabire, Tujuh Rumah Dibakar dan Dua Orang Meninggal Dunia

JAYAPURA, Sapapapua.com – Bentrok antar suku yakni Suku Mee dan Suku Dani terjadi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Senin (05/06/2023).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskan, bentrok antar suku ini dipicu masalah pencabutan tapal batas tanah adat di Kampung Urumusu, Distrik Uwapa Kabupaten Nabire.

Akibat pencabutan tapal batas tanah adat tersebut, kedua suku terlibat saling menyerang menggunakan panah dan senjata tajam parang.

“ Kejadian terjadi ketika warga dari Suku Dani mencabut tapal batas milik Suku Mee yang berujung terlibat saling serang menggunakan panah dan senjata tajam parang. Akibatnya dua orang dari Suku Mee meninggal dunia karena mengalami luka panah dan bacokan senjata tajam,” katanya ketika ditemui di Kota Jayapura pada Rabu (07/06/2023).

Akibat jatuhnya korban jiwa tersebut, maka Suku Mee melakukan aksi dengan menyerang dan membakar tujuh rumah warga di kilometer 81 dan kilometer 64, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire.

Aksi ini diduga kuat sebagai aksi balasan atas meninggalnya dua warga Suku Mee yang diserang dengan panah pada Selasa kemarin.

“ Tadi malam ada enam rumah yang dibakar di kilometer 81 dan satu rumah di kilometer 64,” terang Kabid Humas.

Pasca aksi tersebut, aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan blokade di jalan Trans Nabire untuk mencegah kedua kelompok melakukan aksi balasan.

“ Saat ini Pemerintah Kabupaten Nabire dan Forkopimda terus berupaya untuk melerai kedua massa untuk menghentikan bentrokan,” ujarnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *