
JAYAPURA, Sapapapua.com – Pasangan Jan Jap Ormuseray dan Asrin Rante Tasak (JOART) resmi mendaftar ke KPU Jayapura untuk maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura periode 2024-2029.
Pasangan Jan Jap Ormuseray dan Asrin Rante Tasak diusung oleh lima partai politik, diantaranya, Nasdem, Golkar, Gerindra, Hanura, dan PBB.
Pendaftaran Jan Jap Ormuseray dan Asrin Rante Tasak diantar langsung oleh ribuan masa pendukung terdiri dari para tokoh, ondoafi, partai pengusung dengan berjalan kaki diiringi tarian dan suling tambur.
Tiba di Kantor KPU, pasangan yang akrab disapa JO-ART ini diterima langsung oleh Ketua KPU Jayapura, Efra Jerianto Tunya dan jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu.
Ketua Tim Koalisi Jayapura Maju, Yanto Eluay mengatakan antusias masyarakat membuktikan bahwa pasangan JO-ART dinantikan oleh masyarakat untuk bertarung di Pilkada Jayapura.
“Kita lihat semangat yang begitu besar dari masyarakat hadir langsung mengantarkan untuk daftarkan paslon kita. Itu berarti paslon kita punya kualitas untuk menang untuk rakyat Jayapura maju,” ujar Yanto Eluay.
Sementara itu, Bakal Calon Bupati Jayapura, Jan Jaap Ormuseray, mengaku senang dan bangga karena didukung oleh seluruh komponen masyarakat di 19 Distrik Kabupaten Jayapura.
JJO bilang, dukungan masyarakat memberikan semangat pada pasangan JJO-ART untuk melanjutkan apa yang menjadi cita cita masyarakat adat di Kabupaten Jayapura yakni menjadi tuan di negerinya sendiri dan juga bisa mengembalikan hak-hak masyarakat adat.
“Kita mulai apa yang ada di kita, yakni kita kelola dengan baik apa yang Tuhan sudah berikan kepada kita, Tuhan sudah kasih akal, tinggal kita kelola kita punya SDA yang belum dikelola dengan baik. Masyarakat Kabupaten Jayapura bukan orang miskin, bukan orang minta-minta, kita orang kaya, mari bergabung untuk Kabupaten Jayapura yang maju dan sejahtera,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Jayapura, Efra Jerianto Tunya mengatakan bahwa hari kedua sudah terdapat tiga paslon yang mendaftarkan diri pencalonan bupati dan wakil bupati pilkada Jayapura.
“Dokumen pencalonan dan dokumen syarat calon itu sendiri secara fisik lengkap, namun secara digital belum lengkap. Jadi saya berharap paslon bisa melengkapi, begitu juga dengan paslon lainnya,” pungkasnya. (Redaksi)








