Demo di Kantor Walikota Jayapura, Massa Ancam Boikot Pilkada 2024

JAYAPURA, Sapapapua.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Peduli Demokrasi Papua menggelar aksi demo di Kantor Walikota Jayapura pada Selasa (5/11/2024) siang.

Dengan membawa pamflet dan baliho, ratusan pendemo ini tiba di Kantor Walikota Jayapura pada Selasa siang. Namun mereka dihadang dan tidak diijinkan masuk oleh aparat kepolisian Polresta Jayapura Kota dan Satpol PP Kota Jayapura.

Massa yang dihadang kemudian menggelar ritual adat di pintu gerbang dan melakukan orasi secara bergantian.

Dalam orasi yang disampaikan, massa pendemo menilai tindakan cawe-cawe Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait mendukung salah satu pasangan calon dalam Pilkada adalah kejahatan demokrasi.

Untuk itu, massa pendemo meminta presiden dan Mendagri segera mencopot Christian Sohilait dari jabatannya sebagai Penjabat Walikota Jayapura.

“Apa yang dilakukan Pj Walikota Jayapura, Cristian Sohilait adalah kejahatan demokrasi, oleh karena itu kami meminta Mendagri segera mencopotnya dari jabatan Pj Walikota sebelum tanggal 10 November,” kata Yulianus Dwaa disambut teriakan dukungan dari massa pendemo.

Jika tuntutan ini tidak digubris, ratusan massa pendemo ini berencana kembali menggelar aksi demo lebih besar, sekaligus memboikot Pilkada.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan melakukan aksi dengan massa yang lebih besar dan menutup aktivitas pemerintahan di Kantor Walikota dan Kantor Gubernur Papua. Kita juga akan memboikot pelaksanaan Pilkada di Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Jayapura, Dion Deda, meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu karena saat ini dugaan cawe-cawe Pj Walikota Jayapura masih berproses di Bawaslu Papua, sehingga dirinya meminta masyarakat tidak melakukan aksi yang berlebihan karena akan mengganggu aktivitas pelayanan di Kantor Walikota Jayapura.

“Proses ini sementara berjalan di Bawaslu, sehingga kami menghimbau seluruh masyarakat untuk mengikuti proses dan menunggu hasil putusan Bawaslu. Jadi kepada masyarakat kami ingin sampaikan bahwa pelayanan di Kantor Walikota ini harus tetap berjalan, tidak boleh diganggu,” tandasnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    Tokoh Agama Ajak Masyarakat Sukseskan PSU Pilkada Papua Dengan Aman dan Damai

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Menjelang pemungutan suara ulang Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, Pendeta Yones Wenda, salah satu tokoh agama terkemuka di Papua, mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam PSU…

    Ketua LMA Port Numbay Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih dan Jaga Keamanan PSU Papua

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Arnold Awi , menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) gubernur dan wakil gubernur Papua…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *