
JAYAPURA, Sapapapua.com – Laporan penggunaan Surat Keterangan (Suket) milik calon anggota DPRK atas nama Samuel Fritsko Jenggu oleh salah satu calon kepala daerah dalam Pilkada ditanggapi oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin.
Kapolda mengaku pihaknya sudah menerima laporan dari calon anggota DPRK pemilik Suket, namun hingga saat ini belum bisa diproses karena masih menunggu rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (bawaslu).
“Kami sudah menerima laporannya, namun yang menjadi persoalan, ini merupakan kasus yang bersifat hukum khusus (Lex Specialis), sehingga kami masih tunggu rekomendasi dari Bawaslu. Apakah kasusnya dilimpahkan Gakkumdu atau ke Polda Papua. Jika ada dugaan terjadi tindak pidana pemilu, maka akan diproses sesuai hukum pidana,” kata Irjen Patrige pada Jumat (8/11/2024).
“Jadi memang sangat tipis sekali antara lex specialis kasus khusus tindak pidana pemilu dengan pidana umum,” sambungnya.
Disinggung soal adanya tudingan bahwa Polri tidak netral karena akan memenangkan salah satu paslon tertentu, Irjen Patrige mengatakan penilaian itu sangat tidak dewasa dan tidak profesional.
“Kenapa tidak menyebutkan saja langsung satuan mana, misalnya Polsek, Polres atau Polda mana yang dibilang tidak netral. Tapi kalau dibilang Polri berarti tidak hanya Polda Papua, tetapi Polri yang ada di Indonesia. Meskipun begitu, dengan berbesar hati, kami (Polda) ingin mengatakan ini koreksi yang baik kepada kami, khususnya di Polda Papua,” katanya.
Soal hastag “Papua Darurat” yang berkembang luas di media sosial, Irjen Patrige menilai itu pernyataan yang mendiskreditkan Polda Papua.
“Kami bukan baru tahun ini melaksanakan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi hampir setiap pelaksanaan Pemilu dan memang itu sudah menjadi tanggung jawab kepolisian. Jadi kalau bilang tidak profesional atau tidak netral itu sangat disayangkan,” ujarnya.
Bahkan soal netralitas, Patrige menantang mereka yang mengatakan Polri tidak netral.
“Silahkan datang ke saya dan tunjukkan bukti ketidaknetralan kami dimana. Tapi kalau mau tantang saya untuk menunjukkan netralitas, saya akan ambil langkah-langkah,” tegasnya. (Redaksi)






