
JAYAPURA, Sapapapua.com – Massa pendukung Calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya nomor 1 dan 2 kembali terlibat aksi saling serang pada Rabu (12/2/2025) sore.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskan, bentrokan terjadi saat sekelompok masyarakat dari Sinak menghadiri acara duka di kubu 01. Namun setelah menghadiri acara duka, tiba-tiba massa dari Sinak langsung menyerang massa kubu 02 yang berada di Kampung Muliambut.
Akibat penyerangan itu, massa 02 kemudian melakukan pembalasan dan terlibat saling serang menggunakan busur dan panah.
Akibat saling serang itu menyebabkan satu warga tewas dan dua orang terluka, serta puluhan bangunan rumah milik warga dibakar.
“Akibat dari aksi saling serang menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang terluka serta 23 rumah ludes dibakar,” kata Kabid Humas dalam siaran pers pada Kamis (13/2/2025).
Untuk mencegah aksi saling serang meluas, ratusan personel gabungan TNI-Polri diterjunkan ke lokasi untuk menghentikan bentrokan. Selain itu berkoordinasi dengan Ketua Klasis GIDI untuk melerai kedua belah pihak yang bertikai.
“Merespon aksi saling serang itu, Personel Polres Puncak Jaya melepaskan tembakan peringatan dengan maksud untuk melerai massa yang sedang bertikai,” tutur Kombes Ignatius.
Bentrok ini adalah yang kedua dalam sepekan terakhir, sebelumnya bentrok kedua massa pendukung calon juga terjadi pada Rabu (5/2/2025) siang. Akibat bentrok itu menyebabkan tiga orang tewas, ratusan orang terluka dan ribuan warga mengungsi. (Redaksi)






