
JAYAPURA, Sapapapua.com – Kurang lebih empat hari menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Bripka Marsidon Debataraja korban penembakan KKB di Wamena, Kabupaten Jayawijaya dirujuk ke Rumah Sakit Polri, Jakarta.
Korban Bripka Marsidon Debataraja dirujuk pada Minggu (1/6/2026) siang dan diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dan didampingi oleh sang istri dan pihak keluarga.
Kepala RS Bhayangkara Jayapura, AKBP Rommy Sebastian, menjelaskan, Bripka Marsidon Debataraja dirujuk ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani operasi pada tulang belakang dan saraf akibat penembakan yang dilakukan KKB pada Rabu (28/5/2025) malam.
“Korban dirujuk ke RS Polri untuk ditangani oleh Dokter Spesialis Ortopedi Spain dan Dokter Spesialis Bedah Saraf Spain,” katanya dalam realise yang diterbitkan pada Minggu sore.
Untuk proses pemulihan korban akan bergantung pada hasil operasi dan tindak lanjut medis yang akan dilakukan di RS Polri.
“Untuk waktu kesembuhannya tergantung hasil operasi yang dilakukan terhadap korban. Harapan kita bahwa bisa menjalani operasi dengan baik dan cepat pulih,” tuturnya.
Selama perawatan di RS Polri, Bripka Marsidon Debataraja akan didampingi oleh tim medis dari RS Bhayangkara Jayapura.
“Untuk kondisi korban saat ini dalam keadaan sadar dan stabil. Selama penanganan medis di RS Polri akan didampingi satu orang dokter dan satu perawat dari RS Bhayangkara Jayapura,” tukasnya.
Sebelumnya, Bripka Marsidon Debataraja ditembak oleh KKB pada saat mengantar korban lakalantas ke ruang IGD RSUD Wamena pada Rabu (28/5/2025) malam sekitar pukul 19.00 WIT.
Korban ditembak dari luar pagar RSUD Wamena sebanyak empat kali yang mengenai punggung tembus dada. Akibatnya korban terjatuh dan langsung ditangani di RSUD Wamena. (Redaksi)






