
JAYAPURA, Sapapapua.com – Jumlah korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga bertambah menjadi 12 orang. Dari 12 orang tersebut, 10 orang dinyatakan meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka-luka.
” Dari korban yang semula hanya berjumlah 10 korban, saat ini menjadi 12 korban. Dimana 10 orang meninggal dunia, sementara 2 korban luka-luka,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal kepada pers di Kota Jayapura, Sabtu sore.
Menurutnya, para korban kekerasan sudah dievakuasi dari Kenyam menuju Timika pada Sabtu siang.
” Tadi 9 korban meninggal dan 2 korban luka sudah dievakuasi ke Timika. Sementara 1 korban meninggal diambil keluarganya di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga,” bebernya.
Kamal menyebut, 11 korban dievakuasi menggunakan 2 helikopter dan satu pesawat Caravan Rimbun Air.
” Dua korban luka dievakuasi dengan menggunakan Heli Bell Polri, sementara 3 korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan pesawat Rimbun Air dan 6 korban lainnya dievakuasi menggunakan Heli Caracal milik TNI AU,” jelasnya.
Tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika, para korban langsung dibawa ke RSUD Mimika untuk proses identifikasi korban.
” Setelah proses identifikasi, rencananya akan disemayamkan selama satu malam. Besoknya akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” tandasnya. (Redaksi)






