
JAYAPURA, Sapapapua.com – Pernyataan juru bicara KPK yang menyebut Komandan Kodim 1702/Jayawijaya, Letkol CPN Athenius Murib terlibat dalam pelarian Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak ke Papua New Guinea (PNG) ditanggapi oleh Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring.
Mantan Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih itu dengan tegas menyebut bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun anggotanya terlibat dalam pelarian Bupati Mamberamo Raya Ricky Ham Pagawak.
“ Kalau ada keterangan yang menyebutkan bahwa anggota kita membantu pelarian RHP, saya nyatakan bahwa sampai hari ini belum ada indikasi prajurit TNI membantu pelarian Ricky Ham Pagawak ke PNG,” tegasnya.
“ Terkait kasus ini, saya selaku Danrem 172/PWY akan bertanggungjawab apabila ada anggota saya terbukti membantu pelarian tersebut,” pintanya.
Danrem menyebut, sejak tersangka Ricky Ham Pagawak kabur ke Papua New Guinea, pihaknya turut membantu Polda Papua untuk mencari yang bersangkutan. Bahkan seluruh satgas pengaman perbatasan disiagakan untuk mencari keberadaan Ricky Ham Pagawak.
“ Kami juga bersinergi dengan Polda Papua dalam rangka mencari keberadaan RHP ini. Bahkan kami sudah menyebarkan foto-foto kepada satgas pamtas untuk membantu melacak keberadaan RHP di wilayah perbatasan,” bebernya.
Meski begitu, Danrem menyebut TNI akan tetap mengambil langkah tegas apabila ada anggotanya yang terlibat dalam pelarian tersebut.
“ Saya selaku komandan korem akan mendukung sepenuhnya jika terbukti ada prajurit TNI yang terlibat membantu pelarian Ricky Ham Pagawak. Kami akan melakukan penyelidikan tersendiri apabila ada anggota yang melakukan pelanggaran,” akunya. (Redaksi)






