
JAYAPURA, Sapapapua.com – Bupati Tolikara Cup 2022 Paragliding Accuracy Championship (Paralayang) yang rencananya digelar pada 10-14 Agustus resmi ditunda ke tanggal 22-25 Agustus 2022.
Ketua Harian KONI Kabupaten Tolikara, Imanuel Gurik, menjelaskan, penundaan ini karena beberapa faktor, diantaranya faktor keamanan dan komunikasi antara panitia penyelenggara dan pemerintah daerah yang sangat singkat.
” Penundaan ini terjadi karena beberapa faktor. Pertama karena masalah keamanan, yakni terjadi pemalangan jalan trans papua sehingga menghambat persiapan panitia dimana persiapan berjalan tidak sesuai rencana,” ucap Imanuel Gurik dalam keterangan tertulis yang diterima Sapapapua.com pada Senin (08/08/2022).
” Faktor lain yaitu komunikasi yang dibangun antara panitia dengan KONI dan pemerintah daerah terjadi dalam waktu yang singkat. Padahal event besar seperti ini membutuhkan waktu persiapan yang cukup agar semuanya dapat berjalan aman dan sukses,” sambungnya.
Meski begitu, Imanuel Gurik mengaku tetap setuju dengan penundaan itu karena memberikan waktu bagi panitia untuk melakukan persiapan lebih matang.
” Kami dari KONI pada dasarnya setuju dengan penundaan agar persiapan lebih baik karena ini event nasional, dimana para atlet Paralayang yang hadir berasal dari seluruh Indonesia, kurang lebih 100 orang,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia Bupati Tolikara Cup 2022 Paragliding Accuracy Championship, Saulus Narek, mengatakan, event paralayang sudah masuk dalam kalender pariwisata tahunan Kabupaten Tolikara. Oleh karena itu, pihaknya terus berjuang agar ke depan, turnamen atau event-event besar paralayang terus digelar di Tolikara.
” Setiap tahun event paralayang diadakan di Tolikara karena sudah menjadi kalender tetap, jika Tuhan mengizinkan maka tahun depan dilaksanakan event paralayang tingkat Internasional di Tolikara,” ucap Saulus Narek yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Paralayang Kabupaten Tolikara.
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Paralayang Kabupaten Tolikara, Marta Ardilaga, mengatakan, ada 4 kategori lomba dalam Bupati Tolikara Cup 2022 Paragliding Accuracy Championship, yaitu Ketepatan Mendarat (KTM) Junior Putra, KTM Junior Putri, KTM Senior Putra dan KTM TNI-POLRI.
“Jumlah peserta 100 orang dari 13 provinsi yakni, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulsel, Sulawesi Utara dan Papua dengan peserta terbanyak 31 orang dari Sumbar,” ucap Marta Ardilaga.
Dikatakan, saat ini Pemkab Tolikara telah memiliki sarana dan prasarana olahraga paralayang yang memadai dan sangat siap untuk digunakan dalam perlombaan berskala nasional.
” Sarana utama take off area paralayang sudah siap, sedangkan tempat landing utama di Lapangan Merah Putih dan runway Bandara Karubaga sebagai alternatif landing,” bebernya. (Arthur)






