
TIMIKA, Sapapapua.com – Jumlah oknum prajurit TNI yang diduga terlibat dalam pembunuhan empat warga di Timika bertambah. Dua oknum prajurit Brigif 20 Ima Jaya Keramo diperiksa karena diduga terlibat dalam pembunuhan empat warga di Timika papua.
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa menyebut, keduanya diperiksa lantaran ikut serta menikmati uang hasil rampokan dari keempat korban.
” Dari hasil pendalaman yang dilakukan, ada dua orang lagi yang kami periksa. Keduanya ikut menikmati uang hasil tindak pidana itu,” kata Jenderal Andika Perkasa di Timika pada Rabu (31/08/2022).
Dengan tambahan dua ornag ini, maka jumlah oknum TNI yang terlibat dalam pembunuhan disertai mutilasi menjadi delapan orang.
” Jadi total ada 8 orang, enam sudah tersangka, sementara dua orang masih dalam pendalaman karena menerima uang hasil rampokan itu,” bebernya.
Jika hasil pemeriksaan keduanya terbukti melakukan tindak pidana, maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
” Kalau terbukti pasti diproses hukum. Selama saya memimpin di TNI, kita akan tindak semua oknum yang terlibat dalam tindak pidana itu, baik yang terlibat langsung maupun yang membantu sebuah tindak pidana akam kita tindak,” tegasnya.
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa memastikan bahwa pihaknya akan mengungkap kasus ini secara terbuka dan memproses setiap oknum TNI yang terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Sebelumnya, kasus pembunuhan disertai mutilasi terjadi pada Senin (22/08/2022) lalu di jalan budi utomo. Para korban dibunuh kemudian tubuh dipotong dan dimasukan ke dalam karung lalu dibuang di perairan jembatan Pigapu, Distrik Iwaka. (Redaksi)






