Dua Pucuk Senpi Yang Disita Dari KKB Milik Satgas Pamtas Yonif 725/Varoagi

JAYAPURA, Sapapapua.com – Tim satgas damai cartenz berhasil mengidentifikasi tiga pucuk senjata api yang disita dari kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Pegunungan Bintang pada Sabtu kemarin.

Dari hasil identifikasi, dua pucuk senjata api bersama ratusan amunisi yang disita diketahui milik personil Satgas Pamtas Yonif 725/Varoagi yang hilang pada saat jatuhnya helikopter MI-17 di Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang pada tahun 2019 lalu.

“ Untuk senjata laras panjang SS2 dan senjata api laras pendek jenis VN adalah milik Satgas Pamtas 725/Varoagi yang hilang saat jatuhya helikopter MI-17 di Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang pada tahun 2019 lalu,” ungkap Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno pada Minggu sore.

Sementara itu, satu pucuk senjata api laras panjang dengan teropong diduga merupakan senjata selundupan dari Papua New Guinea.

“ Untuk senjata api yang ketiga belum teridentifikasi karena tidak ada nomor seri pembuatannya. Namun diduga bahwa senjata ini dari negra sebelah Papua New Guinea yang dibeli KKB pada tahun 2022 lalu,” bebernya.

Untuk diketahui, pada saat insiden jatuhnya helikopter MI-17 tahun 2019 lalu, terdapat 11 pucuk senjata api milik Satgas Pamtas Yonif 725/Varoagi yang dilaporkan hilang. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *