
JAYAPURA, Sapapapua.com – Upaya pencarian terhadap lima pekerja Puskesmas Puskesmas Bruwa di Kampung Bruyugu, Distrik Bruwa, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan membuahkan hasil.
Tim gabungan TNI-Polri dibantu masyarakat berhasil menemukan dua korban dalam keadaan meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, yang dikonfirmasi, menjelaskan kejadian ini terjadi pada 29 November lalu. Saat itu para pekerja yang berada di camp didatangi sekelompok warga setempat dengan membawa sejumlah alat tajam.
Diduga karena ketakutan, lima pekerja ini melarikan diri dari camp dan diduga masuk ke sungai sehingga terseret arus Sungai Baliem.
” Dari laporan yang diterima, para pekerja ini didatangi oleh warga pada malam hari. Dari warga yang datang ini memang ada warga yang bawa senjata tajam, sehingga diduga lima orang ini takut dan lari dari meninggalkan rekan mereka yang lain di camp,” kata Kabid Humas ketika dikonfirmasi pada Jumat (8/12/2023) petang.
” Nah saat lari ini lah, kemungkinan lima orang ini terseret arus Sungai Baliem sehingga hilang. Dari pencarian yang dilakukan, 2 orang sudah ditemukan meninggal dunia, sementara 3 orang lainnya masih dalam pencarian,” sambungnya.
Disinggung soal pekerja lainnya, Mantan Kapolres Yahukimo ini menyebut mereka dalam keadaan aman di camp.
” Kalo untuk pekerja lain masih aman, hanya lima orang ini yang lari dari camp yang hilang. Sementara yang tinggal masih aman,” jelasnya.
Ignatius juga memastikan bahwa di lokasi tersebut, tidak ada Kelompok Kriminal Bersenjata.
” Kalo lokasi mereka memang tidak ada KKB. Tapi kelima warga ini kemungkinan trauma dengan kejadian yang terjadi di tempat lain, makanya mereka lari dari camp,” tuturnya.
Kabid Humas menambahkan, saat ini aparat gabungan TNI-Polri bersama masyarakat masih berupaya mencari tiga korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.
” Aparat gabungan TNI-Polri dibantu masyarakat masih mencari tiga korban lainnya. Semoga ditemukan dalam keadaan selamat,” harapnya. (Redaksi)








