
JAYAPURA, Sapapapua.com – Sejumlah massa yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Perubahan melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Papua pada Selasa (26/11/2024) pagi.
Massa tiba di depan Mapolda Papua sekitar pukul 10.00 WIT dan membentangkan spanduk bertuliskan Polda Papua usut tuntas kasus asusila dan Kapolri usut Kasus Grooming di Biak.
Kedatangan massa pengunjuk rasa disambut Kabag Wasidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua, AKBP Wakhid Prio Utomo. Sementara sejumlah personel disiagakan membentuk pagar betis agar massa tak masuk ke Mapolda Papua.
Aksi penyampaian pendapat berlangsung tidak lama, sejumlah massa hanya membacakan pernyataan sikap dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.
Pada spanduk yang dibentangkan, massa menuntut beberapa poin terhadap penanganan HAN oleh Polda Papua.
“Usut sampai tuntas, semua warga nengara sama di mata hukum, tidak ada yang kebal hukum. Polda Papua maju terus, usut sampai tuntas,” bunyi isi spanduk yang dibentangkan massa.
Koordinator aksi, Jack Pangkali menjelaskan, pihaknya sangat mendukung langkah Polda Papua, untuk itu ia meminta kasus ini harus terus diproses.
“Ya, kami dukung Polda dan tuntaskan, berantas yang model begini,” katanya.
Selain itu, dirinya meminta kepada massa pendemo tidak memberikan penangguhan penahanan kepada tersangka HAN.
“Kami juga ingin sampaikan agar Polda Papua jangan lakukan penangguhan penahanan kepada terduga tersangka HAN,” tegasnya.
Jack menduga bahwa kasus kekerasan seksual itu bukan pertama kali terjadi, namun telah beberapa kali dilakukan hanya saja korban lain belum berani berbicara didepan umum maupun ke pihak berwajib. (Redaksi)






