Kerja Nyata, Gubernur Waterpauw Launching Kebun Lahan Sumber Pangan Papua Barat

MANOKWARI, Sapapapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat melaunching Kebun Lahan Sumber Pangan Provinsi Papua Barat. Acara ditandai pengguntingan pita dengan slogan ” Pangan Cukup, Kitorang Kuat Papua Barat Aman-Indonesia Sehat”, di Kampung Susweni pada Kamis (10/11/2022).

Penjabat Gubernur Papua Barat, Komnjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, mengatakan gerakan ketahanan pangan merupakan tindaklanjut arahan presiden untuk mengantisipasi krisis pangan 2023 dan pengendalian inflasi daerah.

Dirinya mengingatkan OPD dan semua pihak untuk tidak menganggap gerakan ketahanan pangan ini sebagai formalitas biasa, melainkan dengan sungguh-sungguh untuk memanfaatkan lahan yang ada.

“ Berkenan dengan hari pahlawan, kita manafaatkan momen ini untuk membuka lahan ketahanan pangan di Provinsi Papua Barat. Ini memang arahan bapak presiden yang mengingatkan kita tentang situasi dunia saat ini, oleh karena itu kita jangan menganggap ini sebagai formalitas biasa, tapi mari kita sungguh-sungguh melakukan upaya dengan memanfaatkan lahan kita yang ada. Karena kita sesungguhnya bukan daerah penghasilan, kita hidup dengan dana transfer, PAD kita tidak punya. Jadi kita harus hidup dengan bangkit dan mandiri,” beber Penjabat Gubernur Paulus Waterpauw.

Gubernur Waterpauw menyebut, Papua Barat masih mengharapkan stok kebutuhan bahan pangan seperti beras dari provinsi lain. Dikhawatirkan apabila terjadi krisis pangan maka Papua Barat akan kesulitan mendapatkan bahan makanan. Utuk itu, proses menanam bahan pangan lokal, maupun komoditi padi sawah merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan krisis pangan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“ Kita ini masih berharap pasokan beras dari provinsi yang lain dan ketika terjadi krisis pangan, terus provinsi yang pemasok beras tidak mau kirim beras, kita mau makan apa? Sementara kita tidak punya kebun, keladi dan makan tradisional lain. Saya berharap, pimpinan OPD terkait untuk membahas dan mempersiapkan, bagaimana mengantisipasi  krisis pangan dan inflasi tahun 2023,” tegasnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    Gudang Obat di Kota Jayapura Ludes Terbakar

    JAYAPURA, Sapapapua.com– Sebuah gudang obat milik PT. Envesal Putra Mega Trading, Tbk yang terletak di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura terbakar pada Senin (5/1/2024) malam. Dari data kepolisian, ini…

    Truck Pengangkut Prajurit TNI Terbalik, 9 Orang Terluka

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Sebanyak sembilan personel Batalyon Infanteri Yonif/761 Kibibor Akinting yang menjadi korban truk terbalik di ditanjakan menuju Warmare masih dalam penanganan medis di RS Bhayangkara, Manokwari, Papua Barat.  “Sampai…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *