Tatap Muka Dengan DPD RI, Pj Gubernur Paparkan Sejumlah Agenda Penting di Papua Barat

MANOKWARI, Sapapapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPD RI, Dr Nono Sampono di Manokwari pada Selasa (31/1/2023).

Dalam pertemuan itu, pj gubernur menyampaikan beberapa agenda penting yang dihadapi oleh Pemprov Papua Barat, diantaranya pembagian APBD dengan Papua Barat Daya yang dinilai merugikan Pemprov Papua Barat sehingga perlu dilakukan revisi terhadap anggaran yang sudah ada.

“ Jadi persoalan sekarang, kami sementara mengusulkan kepada pimpinan di pusat bahkan saya sudah menghadap ke pak presiden waktu rakornas bahwa sebenarnya kami dirugikan karena Papua Barat Daya belum memiliki struktur pemerintahan yang cukup, namun anggarannya sudah diberikan dengan nilai yang cukup besar,” urai pj gubernur.

Padahal menurutnya, saat ini anggota DPR asal daerah setempat (Papua Barat Daya) masih berada di Papua Barat.

“ Terdapat 29 anggota DPR Papua Barat yang wilayah pemilihannya berasal dari Sorong Raya atau Papua Barat Daya,” bebernya.

Untuk itu, pj gubernur mengaku sudah mengusulkan ke Mendagri agar dikaji kembali kebijakan tersebut.

“ Mungkin karena usulan kami inilah, maka pak Mandagri mengambil langkah untuk mengumpulkan seluruh gubernur serta bupati/walikota di Papua ini untuk pertemuan tanggal 3-4 Februari mendatang,” ujarnya.

Hal lain yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah rencana pemekaran sejumlah kabupaten karena setelah adanya pemekaran provinsi atau daerah otonomi baru (DOB), maka kabupaten yang tersisa di Provinsi Papua Barat hanya 7 kabupaten yakni Kabupaten Manokwari,  Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak dan Kaimana.

“ Kami juga sudah usulkan agar Manokwari menjadi kotamadya, sehingga satu kabupaten yakni Manokwari Barat bisa muncul lagi. Demikian juga beberapa kabupaten pemekaran lain yang bisa dimekarkan yakni  Fakfak, Manokwari dan beberapa kabupaten lainnya. Intinya bahwa Papua Barat terus membangun karena kami mendapatkan banyak kebijakan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Pj gubernur juga melaporkan terkait kondisi keamanan di Papua Barat yang terus aman terkendali. Saat ini, Papua Barat sedang mempersiapkan HUT ke-168 Pekabaran Injil yang biasa diperingati setiap 5 Februari. Rencananya, Wapres akan hadir dalam kegiatan ini, namun masih belum diputuskan kehadirannya jadi atau tidak.

“ Puji Tuhan, keadaan di Papua Barat aman, termasuk keadaan alamnya. Meski cuaca masih sering berubah, tapi kami belum mendapat laporan adanya bencana di daerah ini. Saat ini kami masih fokus bekerja mendukung seluruh kebijakan pemerintah,” imbuhnya.

Sedangkan untuk persiapan Pemilu 2024, pj gubernur menyebut bahwa Pemprov Papua Barat telah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu beberapa kali untuk mengetahui perkembangan pemilu.

Dalam pertemuan ini dihadiri juga oleh Ketua DPR Papua Barat, Kajati Papua Barat, Kabinda Papua Barat, Perwakilan Pangdam XVIII Kasuari, Perwakilan Kapolda Papua Barat, dan tujuh bupati se-Papua Barat. (Redaksi)

  • Related Posts

    Gudang Obat di Kota Jayapura Ludes Terbakar

    JAYAPURA, Sapapapua.com– Sebuah gudang obat milik PT. Envesal Putra Mega Trading, Tbk yang terletak di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura terbakar pada Senin (5/1/2024) malam. Dari data kepolisian, ini…

    Truck Pengangkut Prajurit TNI Terbalik, 9 Orang Terluka

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Sebanyak sembilan personel Batalyon Infanteri Yonif/761 Kibibor Akinting yang menjadi korban truk terbalik di ditanjakan menuju Warmare masih dalam penanganan medis di RS Bhayangkara, Manokwari, Papua Barat.  “Sampai…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *