
TIMIKA, Sapapapua.com – Aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz berhasil mengamankan empat pucuk senjata api dan ratusan butir amunisi yang diduga milik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Egianus Kogoya.
Empat pucuk senjata api dan ratusan butir amunisi ini dimankan setelah Satgas Damai Cartenz menangkap salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata wilayah Nduga berinisial YL.
Dari keterangan YL, aparat gabungan TNI-Polri kemudian melakukan penggerebekan terhadap salah satu markas milik kelompok kriminal bersenjata dan mengamankan senjata api dan ratusan butir amunisi yang diduga milik kelompok bersenjata.
“YL ditangkap Satgas Damai Cartenz pada 5 April lalu. Kemudian dilakukan pengembangan yang bersangkutan selain pasukan juga berperan sebagai pengumpul logistic senjata baik amunisi, bahan makanan dan bertugas untuk menjaga markas,” kata Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Era Adhinata saat memberikan keterangan pers di Timika, Papua Tengah pada Senin (10/04/2023) siang.
Selain itu kata Era Adhinata, YL juga diketahui terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan, diantaranya, terlibat aksi kontak tembak dengan TNI Yonif Raider 700 di Mapemduma. Terlibat penembakan pesawat Sam Air PK-SMG di Bandara Kenyam Nduga.
“ YL ini juga terlibat dalam pengancaman 15 pekerja puskesmas di Distrik Paro dan terlibat aksi pembakaran pesawat dan penyanderaan pilot susi air di Distrik Paro,” bebernya.
Berdasarkan keterangan dari YL, aparat kemudian menggerebek salah satu markas KKB dan mengamankan senjata dan ratusan butir amunisi.
Barang bukti yang diamankan diantaranya, satu pucuk senjata api panjang AR 15, satu pucuk GLM, satu pucuk senjata api laras pendek FN, satu pucuk senapan angin dan tiga buah megazen senpi pendek jenis HS-9.
Kemudian amunisi 5,56 sebanyak tiga ratus enam puluh butir, empat belas megazen senjata api panjang, empat belas butir amunisi revolver, dua puluh butir amunisi HS-9, dua ribu butir amunisi senapan angin, lima unit handy talki (HT), camera, teropong, laptop dan sejumlah uang tunai.
Kombes Pol Era Adhinata, menjelaskan bahwa sejumlah senjata dan amunisi yang diamankan merupakan hasil perampasan dari aparat TNI-Polri.
“ Untuk senjata pelontar GLN ini merupakan senjata hasil rampasan dari Satgas Yonif Raider 700 tahun 2021 dan selama ini dipegang oleh salah satu anggota Egianus Kogoya. Kemudian satu pucuk pistol yang dipegang sejak tahun 2019,” bebernya.
Era Adhinata berharap agar dengan penangkapan YL dan penyitaan terhadap senjata api dan amunisi dapat mengurangi aksi yang akan lebih sporadis dari kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya.
“ Dengan diamankannya YL dan barang bukti senjata api dan amunisi ini semoga bisa mengurangi serangan yang sporadis dari KKB Egianus Kogoya, terutama amunisi yang diamankan, karena akan sangat berbahaya jika amunisi ini sampai ditangan KKB Egianus,” imbuhnya. (Redaksi)






