Pemprov Akan Keluarkan Regulasi Keberpihakan Kepada UMKM di Papua Barat

MANOKWARI, Sapapapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si memborong produk lokal pada hari terakhir event Cultural Exhibition. Kegiatan dalam mensukseskan side event W20 diprakarsai oleh Kantor Perwakilan BANK Indonesia Papua Barat bersama pelaku UMKM, Sabtu (11/6/2022) pada salah satu pusat perbelanjaan.

Penjabat Gubernur Papua Barat menegaskan pada prinsipnya menjalankan amanah Presiden yang mengharuskan pemerintah daerah bertanggungjawab mendorong pertumbuhan UMKM. Tindakan nyata dengan membeli produk lokal memberi contoh keseriusan.

“ Sekarang ini menjadi harapan besar Pak Presiden untuk kita pemerintah daerah itu harus melihat dengan sungguh tentang pertumbuhan dari UMKM. Jadi tadi saya dari satu stand ke stand lain harus berkomitmen untuk berikan support sebenarnya,” Jelas Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si.

“ Nilai belanja tidak banyak tapi saya bagaimana menggunakan QRIS yang saat ini sementara dipromosikan oleh pemerintah khususnya Bank Indonesia,” Sambungannya.

Tidak hanya sendiri, keikutsertaan sejumlah pimpinan OPD juga akan berdampak positif memberikan dukungan pertumbuhan UMKM di Papua Barat. Selain itu Presiden juga berpesan terkait produk tidak semestinya memenuhi standar SNI, melainkan lebih kepada menjaga kualitas produk.

Aspek lain dalam menunjang kemajuan UMKM di Papua Barat wajib adanya kolaborasi dengan perbankan, baik Bank Indonesia, Bank daerah serta lainnya.

“ Kata Presiden dalam mendukung UMKM akan dimasukkan dalam E-katalog lokal dan diingatkan tidak harus mengikuti ketentuan SNI tetapi itu kewajiban bagi kami untuk berkolaborasi bersama yang penting mengupayakan mutu dari produk lokal itu sendiri. Sebagai penjaga Gubernur memaknai kebijakan negara dan dorongan moril kepada pelaku usaha. Biarkan mereka tumbuh,” urai Waterpauw.

Lanjut Waterpauw, kedepan Pemerintah Papua Barat juga akan menerbitkan hasil produk lokal orang asli Papua. Hal tersebut dinilai penting sebagai bentuk afirmasi keberpihakan.

” Saya akan mengeluarkan peraturan Gubernur tentang pemanfaatan hasil produk lokal,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini tentu sangat dinantikan oleh pelaku usaha UMKM. Pasalnya, regulasi tersebut secara langsung memberi titik terang tujuan pemasaran produk.

“ Saya mau suatu saat kita acara seperti ini semua produk lokal yang ada di meja ini. Saya mau suatu saat di hotel-hotel ada produk lokal yang duduk disitu dan itu bisa asal kita mau berkomitmen,” tegasnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    Gudang Obat di Kota Jayapura Ludes Terbakar

    JAYAPURA, Sapapapua.com– Sebuah gudang obat milik PT. Envesal Putra Mega Trading, Tbk yang terletak di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura terbakar pada Senin (5/1/2024) malam. Dari data kepolisian, ini…

    Truck Pengangkut Prajurit TNI Terbalik, 9 Orang Terluka

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Sebanyak sembilan personel Batalyon Infanteri Yonif/761 Kibibor Akinting yang menjadi korban truk terbalik di ditanjakan menuju Warmare masih dalam penanganan medis di RS Bhayangkara, Manokwari, Papua Barat.  “Sampai…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *