93 Orang Jadi Korban Kekerasan KKB Selama Tahun 2024

JAYAPURA, Sapapapua.com – Kepolisian Daerah Papua merilis aksi kejahatan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama tahun 2024. Dari catatan Polda Papua terdapat 204 aksi kejahatan yang dilakukan dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 47 orang dan 46 orang luka-luka.

Dari 47 orang yang meninggal, terdapat 10 anggota TNI, 8 anggota Polri dan 29 orang warga sipil tewas. Sedangkan korban luka luka dari TNI-Polri sabanyak 19 orang dan warga sipil sebanyak 27 orang.

“Sebanyak 18 personil TNI-Polri gugur dan 19 lainnya terluka akibat aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama tahun 2024. Begitu juga untuk warga sipil yang meninggal 29 orang dan 27 orang terluka,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin kepada wartawan di Kota Jayapura, Selasa (31/12/2024).

Sementara itu, dari penegakan hukum yang dilakukan aparat menyebabkan 27 anggota KKB tewas dan 12 orang lainnya terluka.

“Dari penegakan hukum yang kita lakukan ada sekitar 27 orang meninggal dan 12 orang terluka. Artinya bahwa meskipun ada aparat yang meninggal, ada juga penegakan hukum yang kami lakukan terhadap kelompok ini,” ujarnya.

Dari penegakan hukum itu, aparat juga berhasil menyita 2 pucuk senjata organik, 1 pucuk senjata rakitan, 412 butir amunisi dan 1 magazen.

Kapolda memprediksi, aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata masih akan berlanjut di tahun 2025, sehingga ia menginstruksikan seluruh polres jajaran untuk mewaspadai pergerakan dari KKB di daerah rawan.

“Dengan jumlah kasus yang kita ungkap selama tahun 2024, kita memprediksi bahwa aksi kekerasan ini masih akan berlanjut di tahun 2025,” terangnya.

Menurutnya, ada tujuh daerah yang masuk kategori rawan KKB, sehingga perlu diwaspadai. Tujuh daerah rawan itu diantaranya, Nduga, Jayawijaya, Yahukimo, Lanni Jaya, Tolikara, Pegunungan Bintang dan Yalimo.

“Dari 3 provinsi menurut kami tujuh kabupaten ini yang rawan. Kemudian beberapa di Papua Tengah, tapi disana sudah ada Polda, jadi itu jadi tanggungjawab Polda Papua Tengah,” ujarnya. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *