Ini Lima Poin Tuntutan Masa Pendemo di Mapolda Papua

JAYAPURA, Sapapapua.com – Sejumlah massa menggelar aksi damai dengan melakukan pembentangan spanduk di depan gerbang masuk Mapolda Papua pada Selasa (26/11/2024).

Dalam aksinya, massa mendukung penegakan hukum oleh Polda Papua terhadap eks Bupati Biak, HAN yang terjerat kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Korlap Aksi, Jack Pangkali membacakan sejumlah pernyataan sikap, diantaranya, mengapresiasi Polda Papua dan Polres Biak yang sudah bekerja profesional dalam penangkapan dan penetapan HAN sebagai tersangka kasus asusila.

Selanjutnya, meminta polisi tidak memberikan ampun kepada pelaku asusila. “Pelaku asusila tidak ada ampun dan harus dihukum karena semua sama di mata hukum,” pintanya.

Poin ketiga, meminta Kapolri serius menangani kasus ini dan tidak terpengaruh intervensi luar karena ini murni kasus asusila.

Kempat, kekerasan seks sesama jenis dan tindakan HAN adalah pelanggaran berat baik dari segi adat dan agama.

“Kasus yang menjerat HAN adalah kasus kriminal murni dan bukan politisasi, sehingga jangan kaitkan pelecehan seksual dan pilkada serentak,” tandasnya.

Diketahui, HAN eks Bupati Biak yang juga salah satu calon Bupati Biak Numfor ditangkap atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur pada Jumat (22/11/2024).

HAN dilaporkan ke polisi pada pada 9 November 2024 atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis terhadap RR, Korban diketahui kenal dekat dengan HAN sejak kelas 1 SMA. HAN sering membantu korban dalam kegiatan Osis. (Redaksi)

  • Related Posts

    TNI-POLRI Tembak Mati Satu Anggota KKB Aibon Kogoya di Nabire

    JAYAPURA, Sapapapua.com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III D Dulla atas nama Hurbianus Mirip  tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kasatgas…

    Dokter dan Perawat RSUD Yowari Sentani Dipukul Keluarga Pasien

    SENTANI, Sapapapua.com – Dua orang tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura dipukul oleh keluarga pasien pada Rabu (25/2/2026).  Akibat pemukulan itu, seluruh…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *